Tampilkan postingan dengan label Sosok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosok. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 September 2014

Deng Ical Menolak Jadi Dosen



Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal yang akrab disapa Deng Ical, ternyata pernah terpaksa mengembalikan uang negara, karena menolak jadi dosen. Ketika kuliah di Unhas (Universitas Hasanuddin, jurusan Ilmu Komunikasi) Makassar, pria kelahiran Selayar, 30 Juni 1973, berhasil memperoleh beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), dengan perjanjian setelah kuliah dirinya harus bersedia menjadi dosen tetap di Unhas.

Sabtu, 12 April 2014

Syamsu Rizal Tak Pernah Bercita-cita Jadi Wakil Walikota


KULIAH UMUM. Wakil Walikota Makassar terpilih (2014-2019), Syamsu Rizal (kiri) memberikan kuliah umum dengan gaya santai, di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Pancasakti (Unpacti) Makassar, Sabtu, 12 April 2014. Daeng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal-membawakan kuliah umum berjudul "Peran Tridharma Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Kota Makassar." (Foto: Asnawin)

Selasa, 03 Desember 2013

Perbaikan dan Peningkatan Kualitas PTS



Setiap pemimpin diharapkan memiliki visi dan misi yang jelas. Harapan yang sama juga ditumpukan kepada Prof Dr Ir Andi Niartiningsih MP, sebagai Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi periode 2013-2017. (dok. pribadi)

Senin, 25 November 2013

Ketua Prodi S3 Sosiologi UNM Terima Gelar Puto Sabang

PUTO SABANG. Ketua Prodi S3 Sosiologi Pascasarjana UNM, Prof Dr Andi Agustang dianugerahi gelar kehormatan dari komunitas Kajang, Bulukumba. Kini, Agustang mendapat sebutan istimewa, yakni Puto Sabang dan menjadi bagian dari komunitas yang masih memisahkan diri dari dunia moderen itu.

Selasa, 08 November 2011

Ir H Azis Rachman MM: Ingin Wujudkan Cita-cita Ayah


Namun, setelah sang ayah-Ir Awad Rachman BRE MRE-meninggal dunia pada 2002, Azis Rachman kemudian mengundurkan diri (2003) sebagai PNS di birokrasi untuk bersama-sama ibunya-Ny Hj Hasmi R Modanggu-melanjutkan pengelolaan perguruan tinggi yang telah dirintis ayahnya, yakni ASMI Bina Taruna Gorontalo (1993), STIA Bina Taruna Gorontalo (1999), dan STITEK Bina Taruna Gorontalo (1999).